cara mudah merekatkan hubungan dengan anak bisa melalui bermain bersama

4 Cara Mudah Merekatkan Hubungan Dengan Anak

Keluarga

Membangun hubungan baik dengan anak, tentu berbeda dengan pasangan (suami atau istri). Seringkali, orang dewasa mengira bahwa asalkan kebutuhan materi (uang dan barang) sudah diberikan ke anak, maka tidak akan ada masalah, Padahal, hal tersebut ngga benar lho. Berikut tuliskan perihal cara-cara yang mudah untuk merekatkan hubungan dengan anak yang bisa anda coba.

Kenapa Perlu Merekatkan Hubungan dengan Anak?

Anak, tanpa perlu membedakan baik kandung maupun angkat, tentu sangat mendambakan dekat dengan orang tuanya. Selain kewajiban sebagai orang tua, menjadi dekat dengan anak berarti kita sebagai orang tua bisa tahu apa yang dihadapi si anak sehari-hari. Cara merekatkan hubungan orang tua dan anak yang bisa anda coba antara lain:

1. Sering Peluk Anak

Tips pertama, sering-sering memeluk anak tidak akan pernah salah. Yang perlu diingat, dalam memeluk anak itu tidak hanya perihal kencang dan kendornya pelukan, tetapi juga bagaimana kita “memberi nyawa” dalam setiap pelukan yang kita lakukan.

Coba anda perhatikan setiap kita bercanda kemudian memeluk anak, maka anak akan sangat terlihat gembira dan ceria bukan? Hasil tersebut merupakan refleksi dari penerapan cara merekatkan hubungan dengan anak yang mulai menunjukkan hasil.

Sebenarnya ini tidak berlaku kepada anak anda saja lho. Efek yang serupa juga akan anda temui saat anda memeluk pasangan anda sepenuh hati.

2. Ajak Anak Bermain Bersama

Salah satu bentuk perhatian yang diperlukan anak, adalah saat orang tua mau menyisihkan waktunya dengan bermain bersama. Lantas, permainan apa yang baiknya anda mainkan untuk merekatkan hubungan dengan anak?

Bebas.

Anda bisa mengajak anak bermain sesuai apa yang disukainya. Perlu diingat, bahwa permainan ini tidak selalu tentang gawai misalnya game di laptop, HP ataupun console (PS atau XBox misalnya).

Memilih permainan klasik ketika anda masih kecil, merupakan salah satu pilihan yang tepat. Bermain suit gunting, batu dan kertas pun bisa menjadi momen seru bersama anak, lho.

Agar lebih seru, saat bermain gunting batu dan kertas, pihak yang kalah harus siap dicoreng mukanya pakai bedak. Seru banget, kan? Selain itu, anda juga bisa mengajak anak bermain ular tangga, selain seru juga bisa untuk mengajarkan hitungan matematika lho.

Oh iya, dalam bermain bersama anak, anda juga bisa bermain masak bersama anak misalnya mengolah sayur agar anak lahap makan sayur lho.

3. Dengarkan Saat Anak Bercerita

Aktivitas berikutnya yang bisa mendekatkan anak kepada kita, adalah dengan menyiapkan telinga dan hati ketika anak menceritakan kisahnya. Bisa jadi, kisah yang akan diceritakan si anak “hanya” tentang keberhasilannya melempar bola ke arah depan.

Pencapaian si anak yang kesannya sepele ini, layak untuk didengar lengkap dan diapresiasi. Anda bisa berkomentar “Wah, adek pintar lho… Besok kita main belajar lempar tangkap bola di halaman ya!” dan anak akan berbinar matanya, serta tidak sabar menunggu esok hari untuk bermain bersama.

4. Jauhkan Gadget Dari Anak Saat Tidak Diperlukan

Bicara soal gadget alias gawai dan anak, sepertinya merupakan salah satu masalah utama yang menjauhkan orang tua dan anak. Akan tetapi, di masa internet saat ini tentu menjadi dilema bagi orang tua. Kenapa? Karena hampir segala sesuatu saat ini perlu koneksi internet.

Membuat vlog bersama anak misalnya, merupakan aktivitas yang bisa merekatkan anak dan orang tua melalui penggunaan gawai. Dalam membuat vlog, sekali waktu kita biarkan si anak untuk mengeksekusi ide vlognya.

Kemudian, anda bisa dengan bertahap mengajarkan ke anak, perihal cara mengambil video dengan lebih baik hingga cara mengedit video dengan sederhana (cut, paste, move dan export).

Anda juga bisa menanamkan ke anak, bahwa hasil video tersebut akan diupload di YouTube, sehingga anak perlu diberi pemahaman bahwa kita harus mengupload konten yang memang aman dan tidak mengganggu privasi. Anak perlu tahu, bahwa sekali video sudah diunggah ke internet, maka nyaris mustahil untuk bisa ditarik kembali.

5. Selalu Cari Waktu Untuk Anak

Langkah kelima dalam merekatkan hubungan dengan anak adalah dengan selalu mencari waktu luang untuk bersama anak. Kebersamaan ini lebih ditekankan pada kualitas dan bukan tentang kuantitasnya ya, Bunda.

Bermain dengan fun bersama anak saat akhir minggu selama 2 jam, tentu akan jauh lebih baik dibandingkan berdekatan dengan anak sepanjang hari tetapi masing-masing sibuk dengan gawai.

Nah, mudah bukan caranya? Ayo kita segera terapkan satu demi satu. Bunda ada saran cara apalagi nih? Boleh banget tulis di kolom komentar ya!

parawanita

Kak Min yang sedang belajar menulis blog parawanita. Suka dengan info terkini, meski lebih sering berhenti di pikiran.

https://parawanita.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *